Boleh Kan Bilang Capek?
Capek..
.
.
Emang iya, capek?
.
.
Ternyata iya. Kamu capek.
Memerankan diri jadi orang yang harus selalu bisa diandalkan, untuk tetap merasa kuat, dan terlihat baik-baik aja.
Sekali waktu nafasnya terdengar menggebu, berusaha tarik dan hembus tak beraturan. Katanya jantung rasa berdebar, dada jadi sesak. Taunya mata sudah basah, air matanya menggenang dan menetes.
Pertanyaan banyak mencuat, apakah orang-orang itu egois hanya memikirkan ia dan dunianya? atau hanya sekedar perbedaan cara menikmati hidup? atau apa...
Sulit memang memahami pola pikir orang lain. Sedarah pun, bahkan kembar identik, gak ada yang bener-bener serupa. Ternyata benar, orang yang tampak baik saja di lingkungan sekitar, tapi..... berkecamuk banget dalam dirinya. Ada luapan emosi yang siap untuk meledak suatu saat. Perpaduan dari rasa marah, sedih, muak, dan takut.
..............
Ya Allaah, aku yakini takdir ini. Insyaa allaah sekuat mungkin aku ikhlas menjalaninya. Akan kuhadapi sebisaku. Tapi, tolong ringankan jalanku. Lapangkan lagi dadaku, besarkan lagi kesabaranku. Berikan aku pelipur lara yang begitu indah, ya Allaah..
Komentar
Posting Komentar