Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

2020

2020 terlalu mengejutkan. Memberi cerita yang sangat berbeda, tidak pernah disangka-sangka. Siapa yang mengira seluruh dunia bisa seketika lumpuh, bahkan negara-negara adidaya tidak punya kuasa untuk menahannya. Tetap harus menerimanya ada bersama mereka. Aku rasa.. tidak ada satupun yang benar-benar melewatinya dengan tenang. Setidaknya, pasti ada sedikit khawatir tentang ini semua. Yang beda hanya bagaimana masing-masing orang menyikapinya, ada yang berpegang pada kuasa Allah, ada yang menyalahkan keadaan. Bagiku.. 2020 memberi banyak cerita. Berisi s edikit tawa, tapi banyak air mata. Kesedihan yang datang tiba-tiba, membuat aku tidak siap menghadapi ini sepenuhnya. Menghadapi kehilangan, perdebatan, kekecewaan. Mau tidak mau harus  menerimanya, meski diiringi dengan air mata.  Setidaknya, masih diberi kekuatan untuk dapat melewatinya. Bagiku.. 2020 mengingatkan agar wajib mensyukuri setiap apapun yang dimiliki. Sekecil butiran nasi yang bisa dinikmati, sesederhana nikmat s...

Sudah Siapkah Aku...?

Kubaringkan tubuhku, menengadah kepalaku, sesaat mataku hanya menikmati luasnya langit lewat jendela kamar. Kulihat cuaca sedang cerah, langit berwarna biru dihiasi dengan gumpalan-gumpalan awan. Tak lama.. aku pejamkan mata.. Sejuk..  Tenang.. Perlahan senyap.. Saat itu.. kurasakan angin menderu kencang. Kunikmati setiap hembusan angin yang menerpa wajahku. Terus tenggelam dalam kenyamanan. Melepas semua kelelahan, melupakan pikiran yang mengganggu. Kutarik nafas panjang.... dan hembuskan perlahan. Terus begitu.. hingga tanpa terasa air mata menetes saat seketika itu terbayang,  "Apa yang akan aku tinggalkan saat aku tiada?"  Saat kubuka mata.. kulihat lagi langit. Masih kulihat langit yang sama. Sejenak termenung  dan berpikir saat itu seperti aku merasa sangat dekat dengan kematian.  Hingga akhirnya ku bangunkan diri dari tempat tidur dan aku sadari saat diri sedang merasa lemah, perasaan itu sering datang dan pergi. Sepertinya itu cara Allah Ta'ala untuk men...

Kamu.. Mana Senyumnya?

Gambar
Hai kamu, adik kecil..  Berbahagialah selalu.. Karena sungguh sangat menyenangkan hari-harimu Kamu mendapat curahan kasih sayang  sepenuhnya dari ayah ibu Melewati hari penuh cengkrama dengan kedua kakakmu Tak perlu sibuk memikirkan bagaimana hari berlalu Kalau aku bisa mengulang waktu.. maukah kamu temani aku? Hai kamu.. adik bermata besar dengan pipi tembam.. Jangan banyak takut.. Tahu gak sih..? Justru karena mata kamu yang besar dan bentuk alis yang menukik itu membuat saudaramu takut untuk beradu tatap denganmu. Hahaha. Lucu sekali. Kamu tidak usah banyak takut. Jadilah pemberani. Aku tahu kamu butuh waktu, terkadang juga malu-malu. Tapi aku lihat kamu bisa, kok! Hai kamu.. Tersenyumlah! Dilihat-lihat.. jarang sekali aku temukan foto yang menampilkan wajahmu dengan senyum. Apalagi waktu mainan kesayanganmu tiba-tiba hilang. Kamu berdua kakakmu mengganggap itu dibuang kakak tertuamu, kan? Hihihihi ada-ada saja. Mungkin bagimu hari-hari seperti itu menjadi hari ...